Berkebun di Rumah, Rasakan Manfaatnya

    Berkebun di Rumah, Rasakan Manfaatnya

    Berkebun di Rumah – Berkebun merupakan sebuah kegiatan yang menitikberatkan pada proses bercocok tanam. Kegiatan berkebun ini bisa menjadi sebuah kegiatan atau bahkan hobi bagi Anda yang memiliki waktu senggang. Berkebun dapat dilakukan siapa saja, wanita maupun pria. Selain sebagai kegiatan yang bermanfaat, berkebun pun bisa menghasilkan buah-buahan atau sayuran yang bisa dikonsumsi langsung tanpa harus membeli.

     

    Berkebun dapat dilakukan di mana saja. Maksudnya, jika Anda memiliki lahan kosong di depan rumah atau di halaman belakang rumah, bisa dimanfaatkan menjadi lahan perkebunan. Tentunya jika tidak dibuat taman. Dengan berkebun, lingkungan di sekitar rumah menjadi asri dan sejuk. Namun, jika memiliki lahan tidur yang berada jauh dari rumah, lahan tidur lebih baik dimanfaatkan untuk kegiatan berkebun.

    MANFAAT

    1. Berdampak Positif pada Kesehatan

    Berkebun di Rumah – Berkebun sama halnya dengan melakukan olahraga karena berkebun menuntut aktivitas tubuh yang maksimal. Dengan berkebun, tubuh akan membakar kalori sehingga baik untuk kesehatan tubuh. Saat berkebun, Anda akan melakukan kegiatan seperti memotong rumput, memangkas tanaman, merpaikan pot, menanam bunga, memberi pupuk, dan menyiram tanaman.

    Dengan melakukan kegiatan berkebun, tubuh kita akan membakar sekitar 280 kalori hingga 380 kalori per jam. Jika dibandingkan, jumlah kalori yang terbakar ini sama dengan kegiatan seks selama 3 jam atau setara dengan jogging atau berlari selama 30 menit atau berlari dengan jarak 2,5 km. Bahkan, berkebun bisa membakar kalori lebih banyak daripada bersepeda. Berkebun setara dengan berolahraga di gym yang akan menghabiskan banyak uang. Selain itu, kegiatan ini sangat menunjang kesehatan fisik dan psikis.

    Untuk para pria, berkebun juga memiliki manfaat yang sangat besar dalam hal kesehatan pria, khususnya dalam hal urusan seks. Kegiatan berkebun bisa mengatasi masalah impotensi atau disfungsi ereksi bagi pria. Jadi, bagi Anda yang mengalami difungsi ereksi, lakukanlah kegiatan bekebun.

    1. Mengenal Alam

    Saat tangan kotor karena tanah, Anda telah memulai hubungan baru dengan alam. Langkah pertama, pilih tanaman yang akan ditanam di kebun. Sebelumnya, pastikan tanaman yang akan ditanam cocok dengan iklim di lingkungan Anda. Setelah menemukan tanaman yang cocok, saatnya belajar merawat tanaman, misalnya kapan waktunya menyirami tanaman, berapa banyak kebutuhan cahaya matahari, dan perlakuan khusus lainnya. Ketika mulai menanam baris demi baris sayuran, keahlian Anda akan terus bertambah seiring dengan waktu Anda menekuni dunia berkebun.

    1. Menciptakan Dunia yang Sehat

    Ketika tanaman di kebun tumbuh, Anda menciptakan sebuah lingkunagn baru bagi makhluk hidup di sekitarnya. Anda pun membantu mengurangi emisi buang karbondioksida, tidak hanya dari perjalanan Anda berkendara ke toko, tapi juga dari proses transportasi makanan.

    1. Menghemat Biaya

    Modal bertani atau berkebun akan segera kembali saat Anda melakukan masa panen perdana. Hasil panen dari kebun bisa mengurangi pengeluaran dari pos makanan sehingga menghemat biaya pengeluaran. Jika dilakoni dengan serius, usaha bekebun bisa menjadikan Anda seorang petani yang sukses karena bisa memenuhi kebutuhan sayur dan buah keluarga bahkan masyarakat.

    1. Menurunkan Tingkat Stres

    Berkebun dapat menurunkan tingkat stress yang dialami seseorang. Setelah menjalani rutinitas yang melelahkan, berkebun menjadi pilihan tepat untuk menghilangkan stress dan “melarikan diri” dari kesibukan yang tak ada hentinya. Ya, isilah akhir pekan Anda dengan berkebun untuk menghilangkan stress. Selain itu, menunggu kebun untuk mencapai masa panen pun menjadi ajang pelatihan untuk meningkatkan kesabaran dan melatih pikiran positif ke depan.

    Bagi para lanjut usia atau lansia,berkebun bisa menjadi pilihan kegiatan mengisi waktu. Jadi, masa-masa senja para lansia tidak terbuang percuma karena mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat. Bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan mental atau memiliki gangguan psikologis, berkebun menjadi salah satu kegiatan yang bisa menjadi sarana terapi yang berdampak positif.

    Berkebun di Rumah – Dengan berkebun, seseorang bisa merasa nyaman dan tenang. Apalagi jika mengerjakan kegiatan berkebun dengan tanaman dan bunga yang indah serta lingkungan yang tenang. Selanjutnya, kegiatan merawat bunga dan berkebun bisa membantu seseorang memperoleh rasa percaya diri.

    Manfaat berkebun bukan hanya dirasakan orang yang melakukan kegiatan berkebun saja, tapi juga bagi orang-orang yang berada di sekitar kebun karena orang-orang yang berada di sekitar kebun mendapatkan manfaat hijaunya daerah sekitar yang ditempatinya.

    1. Menyembuhkan Penyakit dan Mempercepat Proses Pemulihan Kesehatan

    Menurut sebuah penelitian, beberapa pasien di rumah sakit didapati akan lebih cepat sembuh jika berada di lingkungan yang asar dan hijau. Jika diukur tekanan darah dan detak jantung, para pasien yang sedang dalam mas pengobatan lalu berada di lingkungan yang asri dan hijau akan lebih cepat sembuh. Jadi, jika ada anggota keluarga yang sakit, bawalah anggota keluarga yang sakit itu ke kebun untuk menikmati udara segar. Jadi, berkebun itu banyak manfaatnya, bukan hanya untuk orang yang melakukan kegiatan berkebun, tapi juga untuk orang lain.

    Selain itu, bagi Anda yang mengidap hipertensi atau diabetes, bisa melakukan kegiatan berkebun karena berkebun mampu menurunkan tekanan darah dan mampu membakar kalori yang ada di dalam tubuh sehingga penderita diabetes dianjurkan untuk melakukan kegiatan, seperti berkebun karena berpengaruh terhadap kadar gula dalam tubuh.

    1. Berkebun Memperpanjang Umur

    Dengan berkebun, faktor kesehatan yang stabil dan pikiran yang semakin tenang. Hal ini akan mempengaruhi pada usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang senang dengan berkebun rata-rata memiliki jangka waktu hiduo lebih lama jika dibandingkan dengan mereka yang tidak menyukai kegiatan berkebun.

    Berkebun, Mahal atau Murah?

    Bagi sebagian orang, berkebun termasuk hobi yang mahal. Padahal, siapa pun mengakui bahwa berkebun merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan. Lalu, bagaimana agar bekebun tidak termasuk kegiatan yang tidak mahal? Banyak caranya. Misalnya untuk bibit, bisa dibeli bibit pada musimnya karena akan lebih murah dibandingkan bila kita membelinya ketika bunga tersebut sedang tidak musim. Selain itu, belilah bibit sesuai dengan kebutuhan, jangan berlebihan.

    Untuk pupuk, Anda bisa bisa memilih pupuk kompos atau pupuk dari tanaman karena harganya lebih murah jika dibandingkan dengan pupuk buatan pabrik. Alat-alat untuk berkebun memang tidak dapat dibilang murah, tapi bisa dicari dicari di penjual yang memang menjual perlengkapan berkebun yang berkualitas bagus dengan harga murah.

    Bahkan, bekebun bisa menjadi kegiatan yang murah meriah. Apalagi semuanya dapat diperoleh dengan murah, bahkan gratis. Salah satunya dapat mengganti jenis tanaman sesuai yang kita inginkan dan ada di sekitar. Jika ingin berkebun dan menghasilkan nilai ekonomis, berkebunlah dengan menanam tanaman sayur mayur, buah-buahan, atau tanaman obat. Semuanya itu dapat diperoleh dengan mudah dan murah.

    Manfaatkan Lahan Kosong

    Jika Anda memiliki lahan tidur atau lahan terbuka yang tidak terpakai, bisa dimanfaatkan dengan cara membuat kebun. Ya, jika lahan tidur tersebut dimanfaatkan untuk kebun, akan menghasilkan nilai ekonomis yang menguntungkan. Dari hasil bekebun tersebut, sayuran atau buah-buah dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi oleh keluarga. Jadi, jika memiliki lahan tidur, lebih baik dimanfaatkan menjadi sebuah kebun. Dengan menjadikan lahan tidur sebuah kebun akan memberikan dampak lingkungan yang hijau dan asri.

    Nah, itulah penjelasan mengenai berkebun, semoga bermanfaat.