Desain Kamar Tidur Minimalis

    Desain Kamar Tidur Minimalis

    Desain Kamar Tidur – Kamar tidur minimalis merupakan konsep kamar tidur yang diberikan pada rumah dengan gaya minimalis. Untuk memaksimalkan keberadaan dari kamar tidur ini maka dapat diberikan atau diterapkan desain kamar tidur yang minimalis. Ada beberapa hal yang diterapkan di dalam desain kamar tidur yang minimalis ini. Berikut ini adalah beberapa hal tersebut.

    Konsep Desain Kamar Tidur yang Minimalis

    1. Pemilihan warna

    Untuk warna cat dinding kamar tidur minimalis disarankan satu warna saja. Pemilihan warna ini sebaiknya diplih warna yang terang atau ceria, seperti hijau muda, biru muda, putih, krem, ataupun yang lain. Pemilihan warna yang terang ini akan menambah kesan longgar di dalam kamar. Sebaliknya, jika di dalam kamar tidur minimalis ini diberikan warna yang lebih gelap maka akan muncul kesan yang suram sehingga kamar akan tampak lebih sempit dan sumpek.

    Dapat pula dilakukan padu padan dari beberapa warna yang ada. Konsep warna utama dipilih dari satu warna saja, tapi kemudian ditambahkan dengan warna yang lainnya. Misalnya untuk dinding dibuat warna putih yang terang, sedangkan untuk perabotan yang dilainnya berada dalam warna yang lainnya, misalnya adalah warna hijau muda.

    Pemilihan tidak terlalu banyak warna akan menciptakan kesan yang dinamis dan simpel dari kamar minimalis ini. Inilah tujuan utama dari kamar tidur minimalis ini, yaitu tetap memberikan kesan yang sederhana, namun dinamis dalam ukuran kamar yang tidak terlalu lebar.

    2. Penentuan perabotan

    Hal kedua yang perlu diperhatikan di dalam penentuan desain interior rumah untuk kamar tidur minimalis ini adalah pemilihan perabotan yang akan dimasukkan ke dalam kamar itu sendiri. Karena kondisi kamar yang minimalis ini berukuran kecil, maka harus di tata dengan pas dalam hal perabotan yang ada.

    Haruslah dilakukan pertimbangan yang semaksimal mungkin untuk memasukan satu pun perabotan di dalam kamar ini. sebaiknya yang dimasukan ke dalam perabotan adalah jenis perabotan yang sangat dibutuhkan oleh penghuni kamar ketika berada di dalam kamar tersebut.

    Beberapa jenis perabotan yang memang standar untuk berada di dalam satu buah kamar tidur adalah ranjang dan juga kasur serta kelengkapan dari hal ini seperti bantal, sprei, dan juga guling. Selain itu, juga adalah lemari pakaian.

    Jika lemari pakaian tidak dapat ditempatkan di luar dari kamar ini dan si penghuni membutuhkan kepraktisan untuk mudah di dalam menggapai pakaian yang diinginkan, ada baiknya lemari pakaian inipun dapat untuk ditaruh di dalam kamar tidur ini. Ukuran dari lemari pakaian sebaiknya juga tidak terlalu besar asalkan sudah mampu untuk mengakomodasi kebutuhan untuk menampung seluruh pakaian yang dibutuhkan.

    Selain lemari pakaian, terkadang juga diperlukan meja kerja atau meja belajar. Beberapa orang memang lebih menyukai untuk melakukan beberapa kegiatan kerja atau sekolah di dalam kamar. Hal ini dikarenakan akan menjaga privasi darinya.

    Jika memang ukuran dari kamar tidur masih bisa untuk menampung dari perabotan ini maka meja belajar atau meja kerja tetap dapat dimasukan ke dalam kamar tidur. Jika tidak maka sebaiknya tidak dimasukan dan diganti dengan meja kecil yang dapat dibawa ke mana-mana. Dengan begitu, masih dapat untuk mengerjakan perkerjaan sambil berada di atas ranjang.

    Inilah beberapa perabotan utama yang biasanya ada di dalam kamar tidur dan masih dapat untuk dimasukan ke dalam kamar tidur minimalis. Dengan ukuran yang minimalis maka sebaiknya memang dihindari untuk memasukan barang atau perabotan yang berlebih agar tidak menampilkan kesan kamar tidur yang penuh sesak dengan perabotan. Hal inipun juga akan membuat penghuni merasa kesulitan untuk melakukan pergerakan di dalam kamar.

    3. Penentuan lokasi perabotan

    Setelah menentukan jenis dari perabotan apa saja yang dapat untuk dimasukkan ke dalam kamat tidur minimalis ini maka pertimbangan selanjutnya adalah mengenai penentuan lokasi untuk menempatkan semu aperabotan tersebut. Hal ini menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Sekali lagi adalah untuk menciptakan suasana atau kesan kamar yang tetap longgar dan tidak penuh sesak. Misalnya ranjang ditaruh berdekatan dengan meja kerja atau meja belajar.

    Sementara itu, meja belajar ditaruh di dekat lemari pakaian dengan tidak memberikan ruang yang tak terlalu lebar. Dengan ini maka semua perabotan ini dapat menciptakan kesan yang diinginkan.

    4. Sirkulasi uadara dan sirkulasi cahaya

    Pertimbangan mengenai hal ini juga dapat untuk dipertimbangkan dan menjadi hal yang dilakukan. Sirkulasi udara dan cahaya tetap menjadi hal yang penting.

    Bisa dilakukan dengan memberikan jendela pada kamar dengan bahan dari kaca sehingga udara dan cahaya dapat masuk dengan mudah ke dalam kamar tersebut. Penggunaan kaca inipun juga akan menciptakan kesan yang lebih luas dan longgar.

    5. Aksesoris tambahan

    Aksesoris tambahan ini dapat disesuaikan dengan konsep dari kamar minimalis ini sendiri. Aksesoris ini dapat berupa lukisan yang ditempatkan di dinding dari kamar itu sendiri atau beberapa rangka tertentu yang dapat menampilkan kesan yang lebih luas.

    Namun, pemberian aksesoris tambahan ini dapat dipertimbangkan dengan saksama. Dikarenakan aksesoris tambahan ini dapat juga diberikan atau dapat pula tidak usah diberikan. Jika memang ruangan sudah terlihat penuh sesak maka memang sudah sebaiknya tidak ditambahkan lagi aksesoris tambahan ini karena hanya akan menambah kesan penuh dan sempit. Semoga bermanfaat