Interior Rumah Bergaya tropis

Interior Rumah Bergaya Tropis

Interior Rumah Bergaya Tropis – Di zaman peradaban modern, khususnya di kota-kota besar, terjadi perubahan di segala sendi kehidupan. Tak ketinggalan dalam bidang arsitektur dan interior rumah tinggal. Rumah tidak luput mengalami beragam perkembangan dan perubahan.

Rumah-rumah banyak yang beralih ke model-model gaya Eropa baik yang minimalis maupun modern. Namun ada juga yang mempertahankan gaya interior tradisional dengan menggunakan unsur alam di dalamnya.

Rumah Hunian Bergaya Tropis

Rumah tidak lagi hanya menjadi tempat tinggal, tempat berkumpul dan berteduh, namun menjadi semacam prestise dan gaya hidup. Tidak jarang dari desain, warna serta bahan yang digunakan mengandung simbol status sosial bagi penghuninya.

Kini yang harus menjadi pertimbangan adalah bagaimana penggunaan serta desain interior rumah tinggal adalah bagian dari perwujudan konsep ramah lingkungan. Hunian dengan interior rumah tinggal bergaya tropis mampu berperan seimbang dalam kondisi sekarang ini, karena menggunakan media yang ramah lingkungan, seperti bambu, kayu dan sebagainya. Halaman atau teras rumah tropis biasanya ditanami tumbuh-tumbuhan dan tanaman-tanaman hias dalam pot.

Materi Interior Rumah Bergaya Tropis

Berikut beberapa materi interior rumah tinggal dengan nuansa dan gaya tropis, yang bisa Anda gunakan sebagai interior dalam dan luar rumah tinggal Anda dan keluarga:

1. Pemakaian Bambu pada Interior dan Dekorasi Rumahnya

Sekarang banyak model dan gaya interior rumah tinggal yang bisa didapatkan dengan menggunakan media bambu. Untuk perawatannya, diperlukan keapikan dan keuletan dalam mebersihkannya serta menggunakan semprotan anti rayap.

Bambu dapat menjaga keseimbangan lingkungan hidaup. Bambu tumbuh di sembarang tempat dan tumbuh dengan cepat. Pemakaian bambu pada interior rumah, seperti kursi dan meja dinding akan membawa nuansa yang sangat sederhana namun akan terlihat segar.

2. Kayu

Unsur kayu dan karakter kulitnya bisa menjadikan rumah Anda bergaya tropis, namun bisa juga menampilkan gaya klasik.

3. Serabut Kelapa atau Injuk

Gunakan serabut kelapa yang berwarna hitam dan biasa dipakai sebagai penutup atap. Injuk dapat dipakai sebagai penutup gazebo (semacam rumah panggung).

4. Bilik Bambu

Bilik bambu adalah bambu yang diraut tipis kemudian dianyam. Bilik bambu dahulu identik dengan media rumah di perkampungan. Sekarang, bilik menjadi perhatian masyarakat kota untuk dipakai sebagai interior rumah.

5. Batu-Batu Alam

Batu-batu ini biasanya dikenal dengan batu-batu kali yang sudah dibentuk.

Desain Rumah Bergaya Tropis

Berikut ciri-ciri interior dan dekorasi interior rumah tinggal bergaya tropis dengan menggunakan media seperti yang sudah disebutkan di atas:

1. Pembagian ruang di dalam tidak selamanya harus tertutup. Beberapa ruangan bisa dibiarkan tanpa sekat . Hal ini bisa membuat rumah Anda terasa lebih luas dan sirkulasi udara menjadi lebih sehat.

2. Terdapat hubungan yang selaras antara lingkungan di luar dengan dalam. Hal ini biasanya dapat terlihat dari awal melihat rumah, yaitu beranda. Beranda pada rumah tropis, biasanya dihiasi/ ditanam berbagai macam tanaman ditambah dengan kursi bambu ataupun kayu.

3. Sentuhan alam ternyata bisa diterapkan pada taman dan lampu. Unsur kayu dapat dipakai. Seperti lampion yang terbuat dari bambu atau kayu. Di sekitar taman bisa juga ditata batu-batu dari kali.

4. Perpaduan harmonis antara yang tradisi dan pola modern. Perpaduan ini bisa dengan memilih furniture yang bergaya modern dan alam. Contohnya Anda menggunakan sofa dan meja terbuat dari kayu dengan ukiran di sekitar pinggiran dan kaki meja.

5. Dua ornamen yang berlainan ternyata mampu tampil beriringan karena mempunyai materi yang sejenis. Contohnya pada furniture nya menggunakan bambu yang berukiran. Di dinding dipasang lukisan dengan gaya abstrak yang dominan dengan warna coklat atau ukisan dengan gaya naturalis.

Start typing and press Enter to search